Total Tayangan Halaman

Jumat, 31 Maret 2017

COBAAN ATAU PERINGATAN ?

COBAAN & PERINGATAN kah?

Banyak orang mengatakan dan bahkan sering sekali kita mendengar orang berucap "saya lagi dicoba nich....", "bro... berat banget cobaan ini...", "luar biasa cobaan yang dihadapi orang itu". Pertayaanya adalah, apakah musibah yang lagi dihadapi oleh orang itu benar cobaan atau peringatan?. 

Nah coba kita kaji apakah benar musibah yang selama ini kita hadapi cobaan atau peringatan?
coba kita menilik sedikit firman dari Allah ta`ala yang bunyinya : 


artinya : 

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (QS. Al-Baqarah: 155) (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. (QS. Al-Baqarah: 156) Mereka itulah yang mendapatkan keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Rabbnya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. Al-Baqarah: 157).

Dari ayat diatas ada kalimat penekanan di "walanabluwannakum" yang menekankan bahsanya Allah pasti dan pasti akan memberi cobaan ke setiap hambanya. Cobaan yang diberi dalam bentuk yang berbeda-beda, baik rasa takut, kelaparan, harta habis karena dicuri orang, kebakaran, kebanjiran atau tsunami yang intinnya hari itu hilang dan juga kematian, terutama bagi mereka yang ditinggal, dan juga kekurangan buah-buahan... apakah itu gagal panen karena hama, banjir, kemarau dan sebagainya. itu semua bentuk cobaan yang akan diberikan kepada setiap hambanya. 

dalam ayat lain Allah berfirman :  

وَنَبْلُوكُم بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

Artinya :
“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS. Al Anbiya : 35)

Di surat yang lain ALlah juga berfirman yang artinya : 
“Dan kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk.” (QS. Al A’raf : 168).

Allah memberikan cobaan yang baik (kenikmatan) dan yang buruk (seperti yang ditulis diatas dalam al-baqaragh 157). Cobaan itu tanpa memandang siapa orang tersebut, apakah ia seorang mu`min ataupun fasiq.

Kalau dia seorang muslim yang lalai dengan tugas seorang muslim, sering bermaksiat kepada Allah, cobaan yang Allah berikan adalah berupa peringatan agar dia sadar karena selama ini ia banyak meninggalkan tugas-tugasnya sebagai seorang muslim.

Jika dia seorang muslim yang baik, selalu menjalankan perintah Allah, tidak pernah lalai atas perintah, maka yang Allah berikan adalah benar sebuah cobaan. Tujuan dari cobaan itu untuk menguji keimanannya sebagai seorang muslim dan untuk menaikkan derajatnya.

Nah.... coba kita lihat diri kita selama ini? apakah kita benar sudah menjalankan semua perintah Allah? atau lebih sering melalaikanya? lalu apkah cobaan yang kita terima selama ini adalah benar cobaan atau peringatan? jika itu adalah sebuah peringatan maka bergegaslah kita insyaf, karena peringatan itu lambat laun akan berubah mnjadi siksaan. Tapi jika ia adalah sebuah cobaan maka bersyukurlah karena yang mahakuasa sednag menguji kita.

wallau`alam. 




 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KECEMASAN & MEKANISME PERTAHANAN TERHADAP KECEMASAN

Asal Mula Kecemasan       Freud melihat kecemasan sebagai bagian penting dari sistem kepribadian, hal yang merupakan suatu lan...